internet banking atau transaksi perbankan melalui internet/online

Posted on December 4, 2010

1


dengan kian meningkatnya jumlah pengakses internetkian sangat penting peran dari perbankan.  sadar bahwa setiap transaksi sangat membutuhkan perbankan, tentunya transaksi yang bersifat online semestinya bagi para pelaku online paling tidak perlu mengetahui, bahkan akan menjadi wajib bagi yang memang ingin mempermudah kinerja bisnisnya.

Tak ada pilihan lain, cara-cara manual akhirnya perlu anda tingalkan atau setidaknya porsi untuk transaksi online diperbsar agar waktu anda lebih efektif dalam menangani setiap aktivitas anda.

Awalnya, anda cukup terbantu dengan adanya mesin ATM atau transfer jarak jauh karena berurusan langsung dengan petugas bank. bahkan  jika dibandingkan dengan cara paling klasi, itu jauh lebih memadai karena Anda tidak perlu menempuh ratusan ki

Namun dengan internet perbankan, anda cukup melakukan pengisian di hp anda dan tidak perlu bolak balik datang ke bank sekedar melakukan mengecek atau memeriksa perubahan perubahan rekening saldo anda.

namun di balik kemudahan itu, pasti resiko yang akan dihadapi kian besar. seperti juga, ketika anda mudah mendapatkan sesuatu tentu di balik itu tersembunyi kesulitan yang lebih besar anda alami.

karena itu,  prinsip kehati-hatian sangat penting di sini dalam melakukan internet banking.

berikut ini ada hal-hal mendasar yang perlu anda perhatikan sebelum memasuk internet banking.

Untuk contoh kali ini, saya gunakan bank mandiri, namun untuk bank lain prinsipnya hampir sama, baik untuk BCA, BNI, BRI, dan bank-bank lainnya. Jika ada perbedaan tidak begitu banyak>
Jika kesulitan, jangan ragu-ragu untuk meminta tolong pada petugas bank. baca petunjuk dengan seksama terlebih dulu agar anda saat bertanya tidak mengalami kesulitan memahami penjelasan dari petugas.

Tips Menjaga Kerahasiaan PIN

Personal Identification Number atau PIN merupakan kode rahasia yang diberikan pihak Bank Mandiri kepada nasabahnya, sehingga nasabah memiliki kewenangan untuk bertransaksi. PIN merupakan kunci utama keamanan bertransaksi, khususnya lewat e-banking. Pihak bank akan mengidentifikasi nasabahnya lewat penggunaan USER ID dan PIN internet Banking Mandiri .

Jika USER ID dan PIN Internet Banking Mandiri yang dimasukkan tidak cocok, maka data nasabah tidak akan ter-verifikasi . Dengan demikian log-in tidak bisa dilakukan. Sebaliknya, login dapat dilakukan bila User ID dan PIN Internet Banking Mandiri yang diinput benar , tak peduli apakah yang memasukkan User ID dan PIN itu benar-benar si pemilik rekening atau bukan. Oleh karena itu, amat penting bagi nasabah untuk memproteksi identitas yang satu ini. Jika PIN diketahui orang lain, ada kemungkinan orang-orang yang tak bertanggung jawab ikut memanfaatkannya untuk melakukan akses illegal.

Perlu diketahui, user ID dan PIN tidak bisa diduplikasikan oleh sistem apapun. Selain itu, kombinasi antara User ID dan PIN bersifat unik pada setiap nasabah. User ID adalah rangkaian alphanumeric yang terdiri dari 6 sampai 10 karakter, sedangkan PIN adalah rangkaian numeric yang terdiri dari 6 digit angka . Dengan demikian, asalkan tidak diketahui oleh orang lain, amatlah sulit bagi mereka untuk menebak kombinasinya

Beberapa tips untuk mengamankan PIN Anda.
  • Jangan pernah menggunakan PIN yang sama untuk memenuhi kebutuhan finansial maupun non finansial yang Anda lakukan lewat web, seperti e-mail, online shopping, dan pelayanan langganan online lainnya.
  • Jangan membuat PIN yang merupakan pengulangan dari User ID
  • Jangan menggunakan PIN yang dapat ditebak dengan mudah oleh orang lain, seperti nomor telepon, tanggal kelahiran, nomor kendaraan, atau data pribadi lainnya. Sebaiknya pilihlah nomor PIN yang unik dan tidak bermakna. Semakin acak, semakin bagus.
  • Jangan menggunakan nomor PIN yang berurut seperti 123456 atau PIN yang merupakan pengulangan satu angka seperti : 111111
  • Jangan pernah memberikan PIN (nomor identifikasi personal) Anda pada orang lain, termasuk orang-orang terdekat Anda dan bahkan pihak bank sekalipun.
  • Jangan mencatat PIN pada kertas atau menyimpannya secara tertulis ditempat yang orang lain bisa membacanya, contoh : agenda atau kalender. Jangan pula menuliskan PIN Anda atau menyimpannya di hard disk komputer, disket, telepon seluler atau benda-benda riskan lainnya. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa mengingatnya tanpa harus menuliskannya.
  • Berhati-hati menggunakan User ID dan PIN Internet Banking Mandiri agar tidak terlihat atau dibaca orang lain.
  • Jika Anda menggunakan layanan Internet Banking, sebelum memasukkan USER ID dan PIN, Anda harus selalu meyakinkan bahwa situs yang Anda kunjungi benar. Pastikan bahwa halaman internet banking yang Anda kunjungi merupakan milik Bank Mandiri, yaitu adanya tampilan tulisanhttp://www.bankmandiri.co.id pada field address. Dan pada saat Anda telah meng-klik tombol Login field address, disana akan tampil tulisanhttps://ib.bankmandiri.co.id.
  • (sudah tidak relevan lagi, rata2 browser sekarang sudah support SSL) . Seluruh data di Internet Banking Mandiri dikirimkan melalui protocol Secure Socket Layer (SSL 128 bit encription ), yaitu suatu standar International pengiriman data rahasiadan paling aman saat ini melalui internet. Protocol SSL ini akan mengacak data yang dikirimkan menjadi kode-kode rahasia dengan menggunakan 128-bit encryption, yang artinya terdapat 2 pangkat 128 kombinasi angka kunci, tetapi hanya satu kombinasi yang dapat membuka kode-kode tersebut. Ada beberapa cara untuk memastikan bahwa situs yang Anda kunjungi adalah resmi milik Bank Mandiri dan menggunakan SSL 128 , antara lain sebagai berikut:
    • Lihat simbol “gembok” di bagian bawah dari browser Anda. Double click simbol “gembok” tersebut dan akan muncul informasi dari sertifikat tersebut,
    • “Issued to: ib. bankmandiri.co.id” dan cek sertifikat status pada tab certification Path akan tertulis “This certificate is OK”
  • Ubahlah PIN Anda secara berkala dengan menggunakan pelayanan rubah PIN di menu Administrasi pada Internet Banking Mandiri
  • Ubahlah segera PIN Anda jika Anda merasa PIN tersebut telah diketahui orang yang tidak berwenang.

Jika Anda salah memasukkan PIN 3 (tiga) kali berturut-turut, system akan memblokir akses Anda secara otomatis. Untuk mengaktifkan kembali hubungi Call Mandiri di nomor telepon 14000 atau (021) 5299-7777, melalui e-mail ke customer.care@bankmandiri.co.id atau Bank Mandiri terdekat.

Waspadai Penipuan Bermodus Phising

Hati-hati jika Anda akan mereply e-mail yang meminta informasi tentang rekening Anda, seperti; User ID, PIN, nomor rekening/nomor kartu, atau pemberitahuan untuk melakukan transfer karena memenangkan undian tertentu. Bisa jadi ini adalah ulah orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui Anda. Modus penipuan seperti ini dikenal sebagai phising.

Apa itu phising?

Phising , adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah

Aksi ini semakin marak terjadi. Tercatat secara global, jumlah penipuan bermodus phising selama Januari 2005 melonjak 42% dari bulan sebelumnya. Anti-Phishing Working Group (APWG) dalam laporan bulanannya, mencatat ada 12.845 e-mail baru dan unik serta 2.560 situs palsu yang digunakan sebagai sarana phishing.

Selain terjadi peningkatan kuantitas, kualitas serangan pun juga mengalami kenaikan. Artinya, situs-situs palsu itu ditempatkan pada server yang tidak menggunakan protokol standar sehingga terhindar dari pendeteksian

Bagaimana phishing dilakukan?

Teknik umum yang sering digunakan oleh penipu adalah sebagai berikut:

  • Penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan Nasabah sehingga Nasabah terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti; bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti; password, PIN dan nomor kartu kredit
  • Membuat situs palsu yang sama persis dengan situs resmi.atau . pelakuphishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.
  • Membuat hyperlink ke web-site palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim.

Mencegah phishing

Jangan mudah terpancing untuk mengikuti arahan/petunjuk apapun sehubungan informasi rekening, yang dianjurkan pada e-mail yang dilink ke situs bank tertentu. Jika Anda menerima e-mail sejenis ini dan mengatasnamakan Bank Mandiri, berhati-hatilah. Bank Mandiri menerapkan kebijakan untuk tidak meminta pemilik rekening/Nasabah mengup-date data melalui sarana e-mail.

Jika Anda menerima e-mail seperti ini, segera laporkan kepada pihak Bank Mandiri.

Berikut langkah memproteksi diri dari penipuan bermodus phishing

  • Selalu ketikan URL yang lengkap untuk alamat web-site resmi bank, yaitu:www.bankmandiri.co.id pada menu bar di browser Anda.
  • Jangan pernah membagi atau memberikan User ID atau PIN Anda pada orang lain bahkan staf Bank Mandiri sekalipun. Bank Mandiri tidak pernah menanyakan nomor PIN untuk alasan apapun.
  • Jika Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa Bank Mandiri akan menutup rekening atau User ID Anda, jika tidak melakukan konfirmasi dengan data-data pribadi, jangan reply atau mengklik link yang ada pada e-mail tersebut.
  • Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian. Sebaiknya cari keterangan lengkap dengan cara langsung menghubungi pihak Bank Mandiri.

Perlukah melaporkan lokasi phishing atau e-mail yang mencurigakan?

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang e-mail yang dikirimkan oleh Bank Mandiri atau bila Anda merasa bahwa seseorang sedang mencoba melakukan penyalahgunaan atas nama Bank Mandiri, segera hubungi Call Mandiri di 14000 dari telepon atau ponsel Anda untuk melakukan konfirmasi.

Tips Menjaga Kerahasiaan PIN

Personal Identification Number atau PIN merupakan kode rahasia yang diberikan pihak Bank Mandiri kepada nasabahnya, sehingga nasabah memiliki kewenangan untuk bertransaksi. PIN merupakan kunci utama keamanan bertransaksi, khususnya lewat e-banking. Pihak bank akan mengidentifikasi nasabahnya lewat penggunaan USER ID dan PIN internet Banking Mandiri .

Jika USER ID dan PIN Internet Banking Mandiri yang dimasukkan tidak cocok, maka data nasabah tidak akan ter-verifikasi . Dengan demikian log-in tidak bisa dilakukan. Sebaliknya, login dapat dilakukan bila User ID dan PIN Internet Banking Mandiri yang diinput benar , tak peduli apakah yang memasukkan User ID dan PIN itu benar-benar si pemilik rekening atau bukan. Oleh karena itu, amat penting bagi nasabah untuk memproteksi identitas yang satu ini. Jika PIN diketahui orang lain, ada kemungkinan orang-orang yang tak bertanggung jawab ikut memanfaatkannya untuk melakukan akses illegal.

Perlu diketahui, user ID dan PIN tidak bisa diduplikasikan oleh sistem apapun. Selain itu, kombinasi antara User ID dan PIN bersifat unik pada setiap nasabah. User ID adalah rangkaian alphanumeric yang terdiri dari 6 sampai 10 karakter, sedangkan PIN adalah rangkaian numeric yang terdiri dari 6 digit angka . Dengan demikian, asalkan tidak diketahui oleh orang lain, amatlah sulit bagi mereka untuk menebak kombinasinya

Beberapa tips untuk mengamankan PIN Anda.
  • Jangan pernah menggunakan PIN yang sama untuk memenuhi kebutuhan finansial maupun non finansial yang Anda lakukan lewat web, seperti e-mail, online shopping, dan pelayanan langganan online lainnya.
  • Jangan membuat PIN yang merupakan pengulangan dari User ID
  • Jangan menggunakan PIN yang dapat ditebak dengan mudah oleh orang lain, seperti nomor telepon, tanggal kelahiran, nomor kendaraan, atau data pribadi lainnya. Sebaiknya pilihlah nomor PIN yang unik dan tidak bermakna. Semakin acak, semakin bagus.
  • Jangan menggunakan nomor PIN yang berurut seperti 123456 atau PIN yang merupakan pengulangan satu angka seperti : 111111
  • Jangan pernah memberikan PIN (nomor identifikasi personal) Anda pada orang lain, termasuk orang-orang terdekat Anda dan bahkan pihak bank sekalipun.
  • Jangan mencatat PIN pada kertas atau menyimpannya secara tertulis ditempat yang orang lain bisa membacanya, contoh : agenda atau kalender. Jangan pula menuliskan PIN Anda atau menyimpannya di hard disk komputer, disket, telepon seluler atau benda-benda riskan lainnya. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa mengingatnya tanpa harus menuliskannya.
  • Berhati-hati menggunakan User ID dan PIN Internet Banking Mandiri agar tidak terlihat atau dibaca orang lain.
  • Jika Anda menggunakan layanan Internet Banking, sebelum memasukkan USER ID dan PIN, Anda harus selalu meyakinkan bahwa situs yang Anda kunjungi benar. Pastikan bahwa halaman internet banking yang Anda kunjungi merupakan milik Bank Mandiri, yaitu adanya tampilan tulisanhttp://www.bankmandiri.co.id pada field address. Dan pada saat Anda telah meng-klik tombol Login field address, disana akan tampil tulisanhttps://ib.bankmandiri.co.id.
  • (sudah tidak relevan lagi, rata2 browser sekarang sudah support SSL) . Seluruh data di Internet Banking Mandiri dikirimkan melalui protocol Secure Socket Layer (SSL 128 bit encription ), yaitu suatu standar International pengiriman data rahasiadan paling aman saat ini melalui internet. Protocol SSL ini akan mengacak data yang dikirimkan menjadi kode-kode rahasia dengan menggunakan 128-bit encryption, yang artinya terdapat 2 pangkat 128 kombinasi angka kunci, tetapi hanya satu kombinasi yang dapat membuka kode-kode tersebut. Ada beberapa cara untuk memastikan bahwa situs yang Anda kunjungi adalah resmi milik Bank Mandiri dan menggunakan SSL 128 , antara lain sebagai berikut:
    • Lihat simbol “gembok” di bagian bawah dari browser Anda. Double click simbol “gembok” tersebut dan akan muncul informasi dari sertifikat tersebut,
    • “Issued to: ib. bankmandiri.co.id” dan cek sertifikat status pada tab certification Path akan tertulis “This certificate is OK”
  • Ubahlah PIN Anda secara berkala dengan menggunakan pelayanan rubah PIN di menu Administrasi pada Internet Banking Mandiri
  • Ubahlah segera PIN Anda jika Anda merasa PIN tersebut telah diketahui orang yang tidak berwenang.

Jika Anda salah memasukkan PIN 3 (tiga) kali berturut-turut, system akan memblokir akses Anda secara otomatis. Untuk mengaktifkan kembali hubungi Call Mandiri di nomor telepon 14000 atau (021) 5299-7777, melalui e-mail ke customer.care@bankmandiri.co.id atau Bank Mandiri terdekat.

Waspadai Bahaya ‘Typo Site’ !

Berinternet Banking memang menyenangkan, karena berbagai transaksi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bahkan tanpa harus beranjak dari meja kerja sekalipun. Namun adakalanya internet banking menjadi sasaran empuk kejahatan di dunia maya (cyber crime).

Fenomena cybercrime jelas harus diwaspadai karena kejahatan ini agak berbeda dengan kejahatan lain pada umumnya. Cybercrime dapat dilakukan tanpa mengenal batas teritorial dan tidak diperlukan interaksi langsung antara pelaku dengan korban kejahatan. Sehingga seringkali para korban tidak menyadarinya. Dan salah satu jenis kejahatan tersebut adalah typo site.

Modus kejahatan typo site ini terbilang cukup unik dan seringkali tidak disadari oleh korbannya. Caranya, pelaku membuat situs yang memiliki nama yang hampir serupa dengan situs resmi lainnya. Misalnya saja, sebuah situs resmi yang memiliki alamat di http://anakku.com/ dibuat samarannya dengan alamat http://anaku.com/. Nyaris tak bisa dibedakan bukan?

Typo site dapat dengan mudah dibuat untuk domain .COM, .NET, .ORG, dan beberapa jenis domain lainnya. Setiap orang bisa menamakan situsnya tersebut dengan nama apa saja selama domain itu belum dimiliki orang lain. Dan kemudian si pembeli nama-nama domain yang mirip itu dapat membuat tampilan situsnya 100% mirip aslinya, sehingga seringkali orang yang salah ketik tidak menyadari bahwa ia sebenarnya berada di situs yang salah. Biasanya yang sering disalahgunakan adalah situs-situs dari bank resmi. Tujuannya tak lain adalah untuk menangkap user ID, password atau data-data pribadi lainnya. Data-data tersebut kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi illegal.

TIPS Untuk Anda :
Untuk mencegah terjebak typo site, selalu periksa kembali ejaan nama situs yang Anda ketikkan. Jangan sampai ada kesalahan ketik, termasuk penggunaan symbol. Kesalahan yang banyak terjadi contohnya dalam penulisan huruf EL KECIL (l) yang mirip dengan huruf I BESAR (I), atau angka LIMA (5) mirip dengan huruf S BESAR (S).
Situs Internet Banking, biasanya dilengkapi sertifikat sebagai proteksi tambahan. Untuk itu, jika Anda meragukan kebenaran sertifikat sebuah situs , Anda dapat meng-klik View Certificate untuk melihat rincian sertifikat dan memastikan apakah perusahaan yang Anda masuki situsnya dapat dipercayai. Jika keluar pesan warning mengenai sertifikat saat mengakses server internet banking , lebih baik tidak jadi mengakses situs tersebut atau mengecek ulang nama situs yang Anda ketikkan.
Jika Anda mengakses situs internet banking dari sebuah link, periksalah juga apakah link tersebut membawa Anda ke server yang betul. Lihat jangan-jangan ada permainan huruf atau salah ketik.
Jika Anda merasakan atau menemui keganjilan, segera hentikan kegiatan Anda dan jangan lagi masukkan password atau informasi pribadi. Agar lebih yakin lagi tanyakan kepada orang yang Anda percaya dan mengerti benar secara teknis, atau kepada Customer Service Bank

Waspadai Virus dan Spyware !

Internet Banking Mandiri, Aman dari ‘Keylogger’

Pernahkah Anda mendengar istilah ‘keylogger’? Inilah salah satu cyber crime yang patut Anda waspadai tatkala menggunakan fasilitas internet banking.

Keylogger adalah suatu aplikasi atau software yang dapat mengunci tombol keyboard dengan menggunakan program logger tertentu. Sehingga, apapun yang diketikkan oleh user di layar monitor, dapat terekam. Artinya, meskipun saat mengetikkan password di kotak password yang tampil di monitor hanyalah ‘*****’ misalnya, namun isi password tersebut dapat terekam dan otomatis dapat terbaca.

Hasil rekaman ini akan langsung tersimpan pada komputer dan dikirimkan melalui internet kepada si pencuri data tersebut. Bisa lewat e-mail, irc atau bahkan bisa diamati langsung secara realtime melalui web.

Bagaimana keylogger bekerja? 

Keylogger hanya merekam penekanan tombol pada keyboard dan menyimpannya pada suatu tempat untuk selanjutnya diambil kembali. Secara teknis, keylogger akan ‘menangkap’ semua karakter yang masuk ke dalam komputer kecuali [Ctrl] + [Alt] + [ Del].

Internet Banking Mandiri Aman dari Keylogger

Bagi Anda nasabah bank Mandiri tak perlu khawatir atas cyber crrime yang satu ini, karena Internet Banking Mandiri sudah dilengkapi dengan Token PIN mandiri. Dengan fasilitas ini, rekening Anda tidak mungkin disalahgunakan meskipun informasi yang Anda masukkan telah tertangkap oleh keylogger. Token PIN Mandiri ini berfungsi untuk menghasilkan PIN yang selalu berganti (PIN Dinamis) setiap kali nasabah melakukan transaksi finansial. Dengan demikian, jika PIN Anda telah diketahui pada suatu waktu oleh orang lain, maka orang tersebut tetap tidak bisa melakukan transaksi dari PIN yang sama.

Tips agar Aman Ber-interent Banking 

  • Segera aktifkan Token PIN Mandiri Anda.
  • Pastikan bahwa komputer yang Anda akan gunakan benar-benar aman dan terpercaya.
  • Lebih baik tidak mengakses situs internet banking dari tempat-tempat publik atau tempat umum, seperti misalnya komputer di warnet, di kantor (yang digunakan bersama-sama) atau milik orang lain, dsb. Gunakanlah komputer pribadi dimana hanya Anda yang memiliki akses ke sana.
  • Jika Anda merasa bahwa ada sesuatu yang ganjil telah terjadi saat melakukan transaksi lewat Internet banking, segera hubungi Call Center

Aman Bertransaksi Dengan Token PIN Mandiri

Aspek keamanan dalam menggunakan fasilitas Internet Banking memang masih diragukan oleh sebagian orang. Namun, mulai saat ini Anda bisa membuang jauh-jauh kekhawatiran tersebut karena Internet Banking Mandiri telah dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis untuk menjamin kerahasiaan data transaksi Anda. Tak hanya itu, semua transaksi yang dilakukan lewat Internet Banking juga lebih terlindungi berkat Token PIN Mandiri.

Apa itu Token PIN Mandiri?

Token PIN Mandiri adalah alat pengaman tambahan untuk melakukan transaksi finansial di Internet Banking Mandiri . Token PIN Mandiri ini berfungsi untuk mengeluarkan dinamyc password(PIN Dinamis), yaitu PIN yang selalu berubah dan hanya dapat digunakan satu kali untuk tiap transaksi finansial yang dilakukan,

PIN Dinamis tersebut (disebut juga sebagai PIN Mandiri) digunakan sebagai otentikasi transaksi pada saat nasabah melakukan transaksi melalui Internet Banking Mandiri. Sedangkan untuk login ke dalam sistem Internet Banking Mandiri, nasabah cukup menggunakan USER ID dan PIN Internet Banking (PIN statis) yang dibuat pada saat nasabah mendaftarkan diri sebagai pengguna.

Adapun bentuk dari token PIN ini menyerupai kalkulator dengan ukuran sekitar 3 x 5 sentimeter.

Apa keuntungan memiliki token PIN Mandiri ?

Pemakaian Token PIN Mandiri jelas menguntungkan karena PIN selalu berganti setiap bertransaksi sehingga sukar dilacak oleh orang lain. Ditambah lagi token PIN ini unik bagi setiap nomor rekening dan tidak bisa digunakan pada rekening lain. Menariknya, benda kecil ini telah tersedia dalam sebelas macam warna, sehingga para nasabah bisa memilih yang disukainya

Ingin mendapatkan Token PIN Mandiri? Simak yang berikut.

  • Menjadi pemegang salah satu atau lebih rekening tabungan Mandiri, rekening giro rupiah atau mata uang lainnya.
  • Telah melakukan pendaftaran di Internet Banking Mandiri
  • Melakukan proses registrasi Token PIN Mandiri di cabang dengan mengisi formulir persyaratan dan ketentuan kepemilikan Token PIN Mandiri
  • Membayar biaya administrasi kepemilikan token PIN Mandiri
  • Proses registrasi dan pengambilan Token dapat dilakukan di seluruh cabang bank Mandiri
  • Melakukan aktivasi Token PIN Mandiri di menu administrasi yang terdapat di dalam Internet Banking Mandiri sesuai dengan kanal elektronik yang digunakan.

Dari berbagai tips di atas, saya harap diperhatikan benar-benar. tentu kita ingat karena kesalahan sedikit saja, hasil kerja kita yang selama bertahun-tahun tanpa mengenal lelah, hilang dalam sekejap. jadi sebelum melangkah, perhatikan benar dan coba terapkan tips di atas agar kemudahan itu bukannya menjadi petaka bagi anda.

About these ads