teknik mengukur Mr. P yang akurat

Posted on December 30, 2010

0


hehehe…sori judulnya nampak sedikit berlebihan. Tapi, ini sih masih tanda tanya. Jangan terlalu perdulikan ukuran mengingat bahwa banyak faktor yang mempengaruhi.

Hubungan Ukuran Tangan dengan Mr P

Kamis, 30 Desember 2010 | 10:34 WIB

Shutterstock
Ilustrasi

TANYA :

Dok, apakah benar mitos yang mengatakan bahwa ukuran tangan dan kaki itu berbanding lurus dengan ukuran alat kelamin? Pasalnya, ukuran tangan dan kaki saya termasuk sangat kecil, jauh lebih kecil dari ukuran teman-teman pria saya, bahkan lebih dari sebagian wanita.

Yang saya khawatirkan adalah ketika saya memegang alat kelamin, saya sendiri merasa bahwa ukuran penis saya kecil. Saya khawatir jika suatu saat nanti istri saya adalah wanita yang kebetulan tangannya agak besar, penis saya akan terasa kecil sekali jika dipegangnya.

Apakah kekhawatiran ini normal? Atau saya hanya terintimidasi dengan film porno yang sering saya tonton, di mana ukuran penis sang bintang pria biasanya besar sekali, sampai-sampai si bintang wanita kesulitan ketika memegangnya? Mohon jawabannya. Terima kasih.

Agung (22), Semarang

JAWAB :

Namanya mitos, ya pasti tidak benar. Tidak ada hubungan antara ukuran tangan dan kaki dengan ukuran penis. Saya tidak tahu seberapa ukuran penis Anda, yang Anda anggap kecil itu. Apakah kecil dalam perkembangan normal ataukah kecil karena kelamin memang tidak berkembang normal.

Kalau kelamin Anda sudah melewati perkembangan kelamin yang normal maka ukuran dan fungsinya seharusnya normal, kecuali kalau kemudian Anda mengalami gangguan atau penyakit tertentu.

Banyak pria yang merasa penisnya kecil dan tidak normal karena membandingkan dengan orang lain, khususnya pelaku film porno. Namun, di pihak lain ada pula pria dewasa yang baru menyadari bahwa perkembangan kelaminnya tidak normal.

Untuk menentukan apakah kelamin Anda sebenarnya normal atau tidak, tentu diperlukan pemeriksaan. Kalau dulu Anda mengalami gangguan dalam perkembangan kelamin sehingga penis tidak berkembang normal, maka keadaan ini memang perlu mendapat pengobatan.

Sayangnya, pengobatan yang diberikan setelah orang menjadi dewasa hanya mampu membantu perkembangan penis, tetapi tidak mampu membantu perkembangan testis.

Saya jadi ingat ketika temen-temenku yang biasanya datang sehabis Jum’atan dan kebetulan salah satu temenku yang satu-satunya ¬†sudah menikah di saat ngobrol itu ¬†menunjuk mengukur jarinya ke jari temenku dan juga aku.

“nah, coba dari sini ke sini!”.

“Ah, kamu pendek. nah, kamu panjang, pake gaya apa aja bisa. Nah, kamu…”

Saya sih cuma bisa senyum-senyum…

hua..ha..ha…masak dari ukuran jari bisa diketahui ukuran Mr. P. dan seperti biasa semua tersenyum dan tertawa.

“Trus..kamu sendiri, panjang atau pendek?”

 

 

Posted in: seksualitas