PASAR MODAL

Posted on October 8, 2010

0


JAKARTA–MI: Pengamat pasar saham, Krisna Dwi Setiawan memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan dapat menembus angka 3.400 poin menuju ke level berikut 3.500 poin. Pasalnya, pasar akan diramaikan dengan right issue Bank BNI dan Bank Mandiri.

“Indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir 2010 ini akan dapat mencapai angka 3.500 poin, apabila Bank BNI dan Bank Mandiri menerbitkan sahamnya di pasar modal setelah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR,” katanya di Jakarta, Jumat (24/9).

Krisna Dwi Setiawan yang juga analis PT Valbury Asia Securities mengatakan, penerbitan saham terbatas oleh kedua Bank BUMN itu diperkirakan akan memicu masuknya dana asing ke pasar modal.

Meningkatnya dana asing ke pasar akan mendorong indeks terus menguat hingga ke level 3.500 poin.

Indeks BEI, lanjut dia hanya tinggal beberapa poin saja untuk bisa mencapai angka 3.400 poin, karena pelaku asing makin aktif bermain di pasar domestik, ketimbang pasar Eropa dan Amerika Serikat yang pertumbuhan ekonomi masih tak menentu.

“Kami optimis indeks pada akhir pekan ini akan dapat mencapai angka 3.400 poin,” ujarnya.

Menurut dia, Bank Mandiri diperkirakan akan menawarkan saham terbatas di pasar modal untuk meraih dana murah dalam upaya meningkatkan penyaluran kreditnya kepada masyarakat. “Sedangkan Bank BNI kemungkinan pada bulan November 2010,” ujarnya.

Penerbitan saham kedua bank BUMN itu, menurut dia akan diserbu pelaku asing, karena mereka optimis terhadap kinerja kedua bank yang memiliki kapitalisasi pasar yang tinggi.

“Kami memperkirakan indeks akan lebih cepat mencapai angka 3.500 poin yang merupakan rekor baru bagi pergerakan indeks,” ucapnya. (Ant/OL-9)

 

Advertisements