Antara spesialisasi dan generalisasi

Posted on November 21, 2010

0


kedua kata tersebut memang bertolak belakang. tapi coba kita perhatikan bahwa hampir semua orang dilanda konflik untuk menentukan mana yang terbaik diterapkan untuk kehidupannya.

masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. jika kita tidak jitu dalam membidik masing-masing kelemahan dan kelebihan, tentunya justeru kelemahan dari keduanya.

secara general, lagi-lagi umum, he..he…hampir sebagian besar akan cenderung memilih spesialisasi. tapi pada tahapan tertentu ternyata spesialisasi justeru membawa dampak yang kurang menguntungkan. kenapa demikian? karena memang hidup ini kita tidak mungkin akan sepenuhnya menfokuskan pada spesialisasi. ada hal-hal general yang mesti kita ketahui.

sering kita dengar pernyataan kan, “wah orang tersebut pengetahuannya luas.” tapi pada saat dia mengemukakan pernyataan itu, pembicaraannya bersifat general atau umum. jadi di sini, mana yang benar. mungkin semestinya dia masih memberi pernyataan  berikutnya, wah, orang tersebut pengetahuannya luas di bidang bla..bla..bla..

jadi di sini pernyataan pengetahuan luas identik dalam kaca mata pernyataan itu dengan generalisasi. bukan spesialisasi. nah, kta bisa membidik mana kelemahan dan kelebihan  dari generalisasi dan spesialisasi, tentunya akan membawa kita ke pencapaian yang lebih baik.

coba kita lakukan perenungan? saya telah temukan jawaban. bagaimana dengan anda? bisa sama atau bisa tidak kesimpulan yang dihasilkan. tapi kenapa tidak coba. silakan anda pertegas pernyataan generalisasi dan spesialisasi. lantas, bukankah ada satu yang belum tercakup. yang bagian abu-abu, bagian pencampuran spesialisasi dan generalisasi.

silakan anda temukan jawaban sendiri? dan saya juga sedang berproses menemukan jawaban sendiri.

 

 

 

Advertisements