Kok sama dengan temenku yang gemar wayang, Wiwoho Basuki

Posted on December 8, 2010

0


Saya baru tahu temen smp aku ternyata gemar wayang. hehe..maklum kutahu itu dari komentarnya di facebook. kupikir setelah membaca artikel ini jadi ingat dia nonton wayang. itu juga baru kutahu sekarang..maklum dulu kamu pulang sekolah juga sama-sama naik sepeda dan sekarang hanya bertemu melalui facebook semata.

Wiwoho Basuki, Penggemar Wayang Terkaya RI
Total kekayaan Wiwoho mencapai US$575 juta atau sekitar Rp5,17 triliun.
RABU, 8 DESEMBER 2010, 05:25 WIB

Arinto Tri Wibowo

 

Wiwoho Basuki Tjokronegoro (Forbes)

VIVAnews – Majalah Forbes kembali merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010. Nilai kekayaan 40 orang super kaya itu mencapai US$71 miliar atau sekitar Rp640 triliun.

Jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun lalu yang tercatat US$42 miliar atau hampir Rp380 triliun.

Pada urutan pertama, pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono, tercatat sebagai orang paling kaya di Indonesia. Total kekayaannya senilai US$11 miliar atau hampir Rp100 triliun.

Di antara daftar orang terkaya itu terdapat tujuh pendatang baru dengan total kekayaan lebih dari US$8 miliar atau sekitar Rp72 triliun. Salah satu di antaranya adalah Wiwoho Basuki Tjokronegoro.

Anak seorang polisi itu mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dari bisnis penambangan batu bara melalui PT Indika Energy Tbk. Di perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2008 itu Wiwoho menjabat presiden komisaris.

Total kekayaan Wiwoho mencapai US$575 juta atau sekitar Rp5,17 triliun. Pria berumur 71 tahun itu menempati peringkat ke-35 dari daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Meski demikian, sebagian besar karier Wiwoho dihabiskan di industri minyak.

Investor sejumlah galeri seni rupa itu menikah dengan seorang pelukis dan dikarunia tiga anak. Ketua Masyarakat Keris Indonesia itu pun mendukung pengrajin membuat belati tradisional. Alumni University of Kansas dengan predikat magna cum laude juga merupakan pecinta pertunjukan kesenian tradisional Wayang Orang.

Sedangkan Indika merupakan perusahaan energi terpadu di Indonesia. Perusahaan menyediakan layanan solusi energi terintegrasi melalui diversifikasi investasi dalam bidang sumber daya energi, jasa, dan infrastruktur energi melalui investasi strategis di bidang produksi batu bara lewat PT Kideco Jaya Agung.

Sementara itu, di bidang rekayasa, pengadaan, dan konstruksi jasa melalui Tripatra, serta rekayasa, pertambangan, dan konstruksi serta jasa kontraktor lewat PT Petrosea Tbk. Untuk proyek pembangkit listrik, perusahaan menjalankan bisnis melalui PT Cirebon Electric Power.

Selama 2009, laba bersih konsolidasi Indika mencapai Rp725,67 miliar atau turun sebesar 33,10 persen dibandingkan perolehan 2008 sekitar Rp1,08 triliun. Meski laba bersih turun, perseroan mampu mencatatkan kenaikan pendapatan sekitar Rp2,17 triliun atau naik 5,9 persen dari sebelumnya Rp 2,04 triliun.

meski Wiwoho bukan temen saya, namun setidaknya dia mengingatkanku akan temen SMP aku. Dan satu hal lagi, mungkin juga karena Wiwoho sama-sama anak polisi, sedangkan temenku beda dengan Wiwoho karena  temenku itu anak AURI, kami sama2 pulang sekolah naek sepeda.  hehe…padahal kupikir tuh temenku kan ngga di Jogja. hmmm…walau aku bukan penggemar wayang, aku bayangin waktu melintas ada pertunjukan wayang di kotaku Yogyakarta, aku jadi ingat temenku dan kadang sebentar melihat apa ada dia di situ. Terus dia sedang duduk nonton di situ dengan Wiwoho. maklum sesama pehobi, antara temen saya dengan wiwoho, ngga perlu lama untuk tidak saling kenal. ya, maklum kadang waktu telah berlalu berlalu sehingga baru tahu kegemaran temen setelah atau justeru setelah menjelang dewasa. itupun juga baru kutahu dari facebook…hehehe…

sebenarnya ada sih satu temenku yang suka wayang., Sayangnya beliau sudah meninggal dan pernah aku sekali diajak nonton wayang bersamanya. orangnya baik sehingga rasanya aku ngga ingin banyak bercerita banyak tentangnya.

maklum hanya kurang sebulan almarhum mau menikah, atau melepas masa lajangnya, takdir atau nasib menentukan lain, sudah dipanggil Allah SWT.