Gara-gara membuka kasus Century, Mahfud MD rasakan getahnya sekarang

Posted on December 9, 2010

0


Iya heboh kasus Century memang tidak lepas dari peran Mahfud MD yang membuka dan menjembatani obyektifitas jurnalisme dan peradilan. Nah, kini mulai getah atau akibatnya mulai dirasakan Mahfud MD sebagai ketua MK. coba teliti lebih dalam narasi ini.

Mahfud MD Beber Investigasi Dugaan Suap MK
Ketua MK Mahfud MD dan Tim Investigasi yang dipimpin Refly Harun konferensi pers bersama.
KAMIS, 9 DESEMBER 2010, 07:55 WIB

Ismoko Widjaya, Desy Afrianti

Hakim konstitusi Mahfud MD dan Akil Mochtar (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews – Hasil investigasi dugaan suap di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dibeberkan pagi ini. Ketua MK Mahfud MD dan Tim Investigasi yang dipimpin Refly Harun akan menggelar keterangan pers bersama.

Informasi dari Biro Kehumasan MK, Mahfud MD dan Tim Investigasi akan mengumumkan hasil penyelidikan terkait dugaan suap di MK sekitar pukul 09.30 WIB di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis 9 Desember 2010.

Apa yang akan diumumkan tim investigasi? “Saya belum bisa sampaikan. Nanti saja dalam keterangan pers bersama,” kata Refly Harun saat berbincang dengan VIVAnews.com.

Kemarin, salah satu anggota tim investigasi Adnan Buyung Nasution mengatakan bahwa ada dugaan kuat soal pelanggaran hukum di lembaga itu. “Ada indikasi pelanggaran etika dan hukum kuat. Tinggal dilanjutkan oleh penyidik yang berwenang,” kata Buyung kemarin.

Refly sendiri tidak dapat mengomentari pernyataan advokat senior itu. Yang pasti, Refly meminta semua pihak menunggu keterangan pers bersama Mahfud MD pagi ini.

Rencananya, hanya satu anggota tim investigasi yang tidak hadir dalam keterangan bersama ini. Mereka yang hadir yakni, Saldi Isra, Adnan Buyung Nasution, dan Bambang Widjojanto. “Sedangkan mas Bambang Harymurti tidak bisa hadir. Beliau lagi ada acara di Bali,” jelas Refly.

Setelah menggelar keterangan pers bersama, Ketua MK Mahfud MD dan hakim konstitusi akan bertemu dengan sejumlah anggota Komisi III Bidang Hukum DPR. Pertemuan itu akan membahas beberapa hal di MK. (hs)

Kita tunggu hasilnya nanti. bagaimanapun, obyektifitas aadalah milik kita bersama, baik pengadilan dan  jurnalisme dituntut untuk menyuarakan kepentingan bersama yang obyektif dan bermanfaat bagi kelangsungan suatu demokrasi yang ideal.

 

Advertisements
Posted in: berita 4