Jurnalisme Barat kontra Rejim Cina

Posted on December 10, 2010

0


nampaknya, perang antara jurnalisme barat dengan rejim cina yang berkuasa tidak pernah reda. genderang perang keduanya dimulai sejak peristiwa Tiananmen hingga sekarang belum usai. inilah salah satunya yang belakangan ini bikin gerah pemerintah Cina.

China Blokir Media dan TV Asing

Jum’at, 10 Desember 2010 – 10:24 wib
Baskoro Pramadani – Okezone
 

Foto: Ilustrasi situs BBC diblokir. (Reuters)
BEIJING – Pemerintah China tampaknya telah mulai memblokir media dan stasiun televisi asing yang membuat pemberitaan mengenai pemenang Nobel Perdamaian Liu Xiaobo. Panitia Nobel rencananya akan melakukan upacara penyerahan penghargaan pada hari ini di Oslo, Norwegia. 

Sambungan terhadap stasiun televisi CNN dan BBC telah diputus di negeri komunis tersebut. Sementara akses terhadap kedua situs berita itu – dan juga sebuah situs media Norwegia NRK – telah lebih dulu diputus.

China juga sempat mematikan sambungan terhadap CNN, BBC dan sebuah stasiun televisi Prancis TV5 ketika Liu resmi diumumkan sebagai pemenang Nobel Perdamaian dua bulan lalu. Sementara itu, media nasional China Central Television tidak membuat pemberitaan apapun terkait penghargaan tersebut.

Liu yang berusia 54 tahun tengah menjalani hukuman penjara selama 11 tahun sejak Desember 2009 setelah dituduh telah melakukan tindak subversi. Dia menulis sebuah petisi yang dinamakan ‘Charter 08’ untuk meminta China melakukan reformasi politik.

China marah dan tidak setuju dengan keputusan panitia Nobel memberikan penghargaan kepada Liu. Menurut mereka, tidak pantas penitia Nobel memberikan penghargaan kepada seorang “kriminal.”

“Situs CNN saat ini tidak bisa diakses sama sekali. Setiap kali kami menyiarkan hal-hal yang terkait dengan peraih Penghargaan Nobel, layar televisi langsung menjadi gelap (mati),” ujar pimpinan CNN di Beijing Jaime FlorCruz seperti dilansir AFP pada Jumat (10/12/2010).(fmh)

Rupanya jurnalisme Barat yang selama ini ampuh menaklukkan suatu rejim kini mulai kena batunya. hal ini bisa dilihat dengan tetap bertahannya pemerintah Cina menghadapi pemberitaan media barat. Mungkin kita juga perlu melihat bagaimana obyektifitas itu sebenarnya. apapun yang terjadi, obyektifitas adalah yang terpenting. Meski demikian, kita juga sadar bahwa terkadang obyektifitas yang terkadang membawa suatu kepentingan pihak tertentu. diharapkan, obyektifitas yang disampaikan di dalamnya tidak kepentingan pihak tertentu selain kebenaran.

 

Posted in: berita 4