Bingung atasi kritik versi Rio Ferdinand, bek sayap MU

Posted on December 19, 2010

0


Kritik itu jika bisa obyektif diterima bisa menjadi solusi perbaikan. Kritik-kirik yang bagus dan tepat akan sangat membantu perkembnagan individu atau kelompok. namun, andaikata kritik itu justeru tidak proporsional tentunya perlu dibenahi lagi. kritik yang obyektif namun pujian jangan lupa jujur beri pujian ketika bisa jawab kritik dengan prestasi.

MU terus Dikritik, Ferdinand Bingung
Minggu, 19 Desember 2010 | 01:01 WIB

AFP

Rio Ferdinand

MANCHESTER, KOMPAS.com – Bek Manchester United (MU), Rio Ferdinand, bingung kenapa timnya terus dikritik akhir-akhir ini. Menurut Ferdinand, MU telah membuktikan kalau mereka adalah klub bagus, tapi kenapa “Setan Merah” selalu dikritik?

Musim ini MU menjalani hasil fantastis. Ferdinand dan kawan-kawan tak terkalahkan dalam 16 pertandingan Premier League. “The Red Devils” juga masih memiliki satu pertandingan sisa dibanding rival-rivalnya.

Di Liga Champions, MU juga menorehkan prestasi impresif. Tim besutan Sir Alex Ferguson itu lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup dan hanya kebobolan satu gol. Akan tetapi, hal ini tak menghentikan kritikan pedas kepada kubu Old Trafford.

Ferdinand pun mempertanyakan apakah kritikan yang muncul belakangan ini memang berasal dari orang-orang yang ingin MU gagal.

“Aku tidak mengerti hal ini, tapi kenyataanya memang seperti itu. Dalam empat musim terakhir kami telah memenangkan tiga gelar. Tapi, di setiap kesempatan, kami memulai musim tidak sebagai favorit. Hal ini tentu menggambarkan Anda sesuatu. Orang-orang berpikir kalau kami memang benar-benar tidak bagus, atau mereka memang tak ingin kami menjadi tim yang bagus,” ujar Ferdinand.

Meski kesal, Ferdinand mengaku tak terlalu memusingkan hal ini. “Yang paling penting adalah kami tahu apa yang mampu kami lakukan,” tukasnya.

 

Menurutku sih masuk akal, gimana ngga bingung tuh Rio Ferdinand. Berprestasi terus masih juga dikritik. ah…mainnya jelek biarpun menang..haha..sampai-sampai  Rio Ferdinand berfikir…ah…emang kalian sebenarnya cuma hobinya suka kritik. dasar tukang kritik…ngga jelek..ngga bagus..tetap aja dikritik..hua..ha…ha…sebenarnya kalian mengkritik karena ngga suka kan kepadaku. memang tidak menghendaki kamu bagus..hua..ha..ha..

itulah..makanya Rio Ferdinand ngambek..abis sih ….para komentator tuh keterlaluan juga…kan mesti proporsional dong…kalau bagus, ya…kasih pujian dong..hehe…cuma pengen sesekali dapat pujian….sesekali kek kasih pujian…bukan kritik melulu…jadi biar yang kasih kritik juga obyektif dong..

 

 

Posted in: sepakbola 2