El Loco Gonzales, Muallaf, yang kian relijius

Posted on December 19, 2010

0


Kalimat saya hanya takut pada Tuhan sudah membuktikan bahwa Gonzales kian relijius atas agama barunya yang dianut. itulah kesimpulan saya. Hal ini terbukti bahwa kian kuatnya karakter bermainnya tidak lepas dari pemahaman keagamaannya pada agama barunya kian kuat. rasa percaya dirinya kian tinggi dan salah satu kalimat penting yang terucap menjadi bukti rasa percaya dirinya yang kian tinggi akan tangan Tuhan yang berperan atas lahirnya gol-gol yang dilesatkan seakan kaki dan sundulan kepalanya diarahkan benar dengan bantuan Tuhan, meski hanya mengandalkan sedikit kesempatan. Hehehe…bukan Tangan Tuhan versi Maradona nich..inilah pernyataannya.

El Loco: Saya Cuma Takut Tuhan
El Loco sempat disebut jadi salah satu pemain yang ditakuti Filipina.
JUM’AT, 17 DESEMBER 2010, 18:58 WIB

Zika Zakiya, Aries Setiawan

 

Cristian ‘El Loco’ Gonzales (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews – Cristian Gonzales jadi pahlawan kemenangan Indonesia atas Filipina di semifinal pertama Piala AFF, Kamis 16 Desember 2010. Gol tunggalnya di babak pertama jadi penentu kemenangan tim Merah Putih.

El Loco -julukannya- dipastikan kembali jadi andalan Indonesia di partai semifinal berikutnya pada 19 Desember lusa. Pemain Persib Bandung ini juga berjanji bakal berusaha keras untuk mencetak gol di partai tersebut.

“Saya tidak bisa janji berapa gol yang akan saya cetak besok. Yang penting menang,” ujar El Loco pada wartawan selepas latihan di lapangan ABC Senayan, Jumat 17 Desember 2010.

“Tapi saya tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Perlu dibantu oleh rekan-rekan yang lain.”

Di semifinal pertama lalu, Gonzales dipasangkan dengan pemain muda berdarah Belanda, Irfan Bachdim, di lini depan. Di babak kedua, gantian Gonzales dipasangkan dengan pemain veteran Bambang Pamungkas.

Dari sini terlihat kalau Gonzales merupakan sosok vital yang tak tergantikan. Nama El Loco bahkan sempat disebut jadi salah satu pemain yang ditakuti Filipina. Namun, siapa sosok pemain Filipina yang ditakuti El Loco?

“Saya hanya takut pada Tuhan,” jawabnya singkat.

“Dari semua lawan yang sudah kami hadapi hanya Thailand yang paling berat. Tapi mereka tidak lolos (ke semifinal) ya,” tambahnya.

jadi, kalau El Loco aja kian relijus, hmmm…bagaimana dengan Anda? bukan sebatas relijius lips service..namun relijius de facto. dengan menjalankan konsep keagamaan yang benar tidak perduli apapun agamanya,  bangsa Indonesia juga akan benar andaikata konsep relijiusnya juga benar diterapkan. bukan begitu teman?

Posted in: sepak bola 1