Partisipasi Keluarga Besar atas suksesnya timnas Indonesia di ajang piala AFF

Posted on December 20, 2010

1


Inillah sekumpulan berita seputar peran serta Keluarga Besar atas prestasi Timnas Indonesia di ajang AFF 2010

Ical Hibahkan Tanah 25 Ha untuk Timnas

Senin, 20 Desember 2010 | 13:28 WIB

 

KOMPAS.COM/LAKSONO HARI WIWOHO

Para pemain tim sepak bola nasional Indonesia berfoto bersama keluarga Aburizal Bakrie dan para pengurus PSSI di kediaman Aburizal, Senin (20/12/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga besar Aburizal Bakrie memberikan hibah berupa lahan seluas 25 hektar untuk pemusatan latihan bagi tim nasional Indonesia. Hal tersebut terungkap dalam acara ramah-tamah antara keluarga Bakrie dan timnas Indonesia di rumah Ical di Jalan Ki Mangun Sarkoro Nomor 42, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/12/2010).

“Hari ini secara resmi keluarga Bakrie memberikan hibah berupa tanah seluas 25 hektar untuk dibangun sebagai pusat latihan tim Indonesia dan basecamp bagi timnas di daerah Jonggol,” kata Sekretaris Umum PSSI Nugraha Besoes.

Dengan adanya tanah hibah ini, kata Besoes, PSSI akan memindahkan pusat pelatihan timnas yang tadinya berada di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Di tempat baru tersebut, PSSI berencana membangun sekolah sepak bola Indonesia untuk pembinaan pemain usia 13-16 tahun.

Pemusatan latihan akan dilengkapi delapan lapangan latihan, pusat kebugaran dengan fasilitas modern, dan asrama pemain. “Pembangunannya mulai tahun depan. Anggarannya belum ketahuan,” kata Besoes.

Bakrie Undang Timnas Sarapan di Rumah Ical

Senin, 20 Desember 2010 | 10:44 WIB

 

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Pemain Tim Nasional Indonesia, Cristian Gerard Alfaro Gonzales (kanan) berselebrasi usai membobol gawang Tim Nasional Filipina pada pertandingan semifinal leg kedua AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/12/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah sukses menekuk Filipina di semifinal Piala AFF 2010, timnas Indonesia mendapat sambutan khusus dari sejumlah kalangan. Senin (20/12/2010) pagi, Firman Utina dkk diundang sarapan di rumah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di Jalan Ki Mangun Sarkoro No. 42, Menteng, Jakarta Pusat.

Sumber Kompas.com mengatakan, acara ini merupakan ramah-tamah antara Ical dan pasukan “Garuda” yang rencananya dimulai pukul 10.00. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid datang sekitar pukul 09.30 dengan baju garis-garis cokelat.

Setelah berbincang sejenak dengan wartawan, Nurdin masuk ke dalam rumah Ical yang bergaya klasik Eropa dan dinding berwarna krem.

“Kita (PSSI) berterima kasih kepada keluarga Bakrie yang selalu mendukung timnas. Ini murni inisiatif PSSI dan para pemain untuk berterima kasih atas segala dukungan yang diberikan keluarga Bakrie tanpa pamrih,” kata Nurdin.

Ikut hadir dalam acara tersebut, antara lain Sekretaria Umum PSSI Nugraha Besoes, Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan Bakrie dan putra Ical, Anindya Bakrie.

Timnas Disuguhi Sate dan Otak-otak

Senin, 20 Desember 2010 | 10:52 WIB

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Pemain timnas Indonesia merayakan kemenangan ke arah pendukungnya usai mengalahkan timnas Filipina. Indonesia lolos ke final lawan Malaysia dalam partai tandang-kandang. Indonesia bertandang lebih dulu ke Malaysia pada 26 Desember.

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia mendapat suguhan lezat ketika diundang ramah-tamah di rumah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Senin (20/12/2010). Sebagian besar dari mereka menyantap sate ayam dan otak-otak.

Setelah malam sebelumnya berhasil menaklukkan Filipina di semifinal Piala AFF 2010, rombongan lengkap tim “Garuda” tiba di rumah Ical di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.15. Rombongan dipimpin oleh Manajer Timnas Andi Darussalam Tabusalla dan mengenakan kostum warna abu-abu dan hitam.

Begitu memasuki rumah bergaya klasik Eropa tersebut, para pemain langsung bersalaman dengan sejumlah pengurus PSSI dan tuan rumah, antara lain Nirwan Bakrie yang juga Wakil Ketua Umum PSSI; putra Ical, Ardhi Bakrie; dan istrinya, Nia Ramadhani Bakrie.

Setelah berfoto sejenak dengan para hadirin, para pemain langsung menyantap makanan yang disuguhkan. Selain sate dan otak-otak, ada pula bubur ayam dengan jamur, pastel, buah-buahan.

Kiper Markus Harris Maulana menyantap kwetiau yang disajikan di taman belakang rumah. Adapun kiper cadangan Ferry Rotinsulu dan Hamka Hamzah sibuk mengunyah otak-otak. “Hmmm… enak,” kata mereka.

Nia Bakrie: Foto Sama Timnas, Norak Ya?

Senin, 20 Desember 2010 | 16:21 WIB

 

KOMPAS.COM/LAKSONO HARI WIWOHO

Para pemain tim sepak bola nasional Indonesia berfoto bersama keluarga Aburizal Bakrie dan para pengurus PSSI di kediaman Aburizal, Senin (20/12/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagai artis, Nia Ramadhani Bakrie pasti sering diminta foto bersama para penggemarnya. Namun, lain soal ketika Nia bertemu anggota tim sepak bola nasional Indonesia. Nia justru pengin berfoto bersama mereka.

Itu terjadi ketika timnas berkunjung ke kediaman Aburizal Bakrie, mertua Nia, di Jalan Ki Mangun Sarkoro 42, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/12/2010) pagi.

Dengan busana serba gelap, nyonya rumah itu pun menyambut pria-pria gagah yang malam sebelumnya mengalahkan Filipina di semifinal Piala AFF 2010. Suami Nia, Ardhi Bakrie, berbusana kasual dengan kostum putih timnas bernomor punggung 9, seperti yang dikenakan Cristian Gonzales.

Jika suaminya menggemari Gonzales, lain pula dengan Nia. “Okto, foto-foto, dong! Eh, norak enggak sih gue?” kata Nia begitu melihat gelandang Oktovianus Maniani berada di dekatnya.

Nia pun segera merapat ke Okto. Gelandang bertubuh mungil ini pun meladeninya dengan senyum. Okto tampak ceria dengan bunga kamboja warna putih yang dipasangnya di telinga kiri.

Tak jauh dari situ, Godzilla—anjing kecil putih milik Nia—ikut berseliweran di antara tamu undangan.

Rasanya semua tamu di acara ramah-tamah itu ikut bergembira dengan para pemain timnas. Tidak hanya Nia, ibu-ibu dan remaja putri pun ikut memanfaatkan acara tersebut untuk berfoto bersama para pemain.

Ikut foto juga, dong!

Posted in: sepak bola 1