Gara-gara Gayus, Antasari kena getah

Posted on January 1, 2011

1


Hehe…gara-gara suka bepergian dan terbidik kamera saat nonton tenis di Nusa Dua Bali. ternyata, banyak tahanan jadi kena getahnya. Hehe..jadi bener-bener terawasi dan ngga bisa keluar buat jalan-jalan keluar dari rumah tahanan.

PERKARA TAHANAN KELUAR SEL
Gayus Berulah, Antasari Kena Imbas
Minggu, 14 November 2010 | 10:06 WIB

TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

Laporan Tribunnews.com, M Ismunadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Antasari Azhar ikut terkena imbas peristiwa “kabur”-nya terdakwa perkara mafia pajak Gayus Tambunan dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Padahal, Antasari, yang berada di balik jeruji besi akibat kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen bukan penghuni Rutan Mako Brimob.

“Sabtu (13/11/2010) saya enggak ke sana (LP). Karena Bapak (Antasari) bilang enggak usah ke sana karena lagi ada pemeriksaan. Jadi, yang ke sana tadi agak terbatas, cuma ada kakaknya Bapak dan anak saya,” ungkap Ida Laksmiwati, istri Antasari, saat dihubungi Tribunnews. “Itu tidak bisa dikunjungi karena sejak ada kasusnya Gayus, yang pada keluar-keluar itu. Jadinya tamu dibatasi,” tambah Ida.

Meski begitu, Ida mengatakan, Antasari sampai ikut diperiksa menyusul peristiwa Gayus. Hal ini dikarenakan Antasari tidak pernah meninggalkan Rutan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya sejak ditahan pada 4 Mei 2009. “Bapak kan enggak pernah ke mana-mana, cuma di situ saja. Disuruh pun Bapak pasti enggak mau, kecuali sudah prosedur. Misalnya sudah bebas, baru dia mau pulang. Kalau enggak, dia pasti enggak mau. Pokoknya dia itu aneh,” kata Ida.

Sikap displin mengikuti aturan tidak hanya dipraktikkan Antasari saat mendekam di tahanan. Menurut Ida, sikap yang sama juga ditunjukkannya sebelum itu. “Kita kalau jam besuk lewat saja dia enggak mau. Dia itu orangnya on time (tepat waktu). Misalnya, kalau jam besuk itu habis jam 15.00, itu jam 14.45 kita harus siap-siap pulang. Dan jam 15.00 itu Bapak sudah ada di dalam. Begitu juga waktu kunjungan,” tegasnya.

———–

Di Mana Antasari Ditahan?
Sabtu, 1 Januari 2011 | 17:33 WIB

TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

JAKARTA, KOMPAS.com — Eksekusi terhadap terpidana 18 tahun penjara, Antasari Azhar, akan dilaksanakan pada Senin (3/1/2011). Belum diketahui akan dibawa ke mana mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ini dari ruang tahanan Polda Metro Jaya.

“Kita belum tahu mau dipindah ke mana, tetapi pilihannya adalah Salemba, Cipinang, Tangerang, dan Sukamiskin Bandung,” kata kuasa hukum Antasari Azhar, Muhammad Assegaff, saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (1/1/2011).

Menurut Assegaff, tim kuasa hukum harus menanyakan terlebih dahulu kepada kliennya atas empat opsi yang sudah ada terkait pemindahan dari tahanan Polda Metro Jaya ke LP.

Orang yang sudah terhukum, lanjut Assegaff, pastinya sudah diberi opsi pilihan dan beberapa pertimbangan, di antaranya, kedekatan lokasi LP dengan tempat tinggal keluarga si terpidana. “Jadi ada pertimbangan-pertimbangan tertentu, salah satunya kedekatan lokasi LP dengan tempat tinggal keluarga,” jelasnya.

Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, M Yusuf. Ia mengaku belum tahu akan dibawa ke mana Antasari Azhar.

“Kita belum tahu mau dipindah ke mana, tapi yang jelas eksekusi Senin. Kita juga belum tahu bagaimana sikap pihak LP terkait eksekusi ini,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, eksekusi terpidana 18 tahun penjara, Antasari Azhar, akan dilaksanakan pada Senin (3/1/2011) pekan depan. Namun, belum ditentukan ke LP mana mantan Ketua KPK ini akan menjalani hukuman penjaranya.

Sesuai prosedurnya, kejaksaan akan menyerahkan Antasari ke LP, hasil koordinasi dengan jaksa. Jika LP pilihan jaksa tersebut tak diinginkan oleh keluarga, dan mau memindahkannya, keluarga bisa berkoordinasi dengan pihak LP tersebut dan memindahkan Antasari ke LP yang diinginkan. (Tribunnews.com/Willy Widianto)


Posted in: berita 4, lainnya