Sedikit info tentang menghitung PPh 21

Posted on January 2, 2011

0


Kalau udah kerja ikut orang atau buka usaha sendiri yang udah mapan, pasti  penghasilan anda akan dihitung dan tercantum di bank dan tentunya akan kena pajak penghasilan. nah, anda perlu sedikit tahu agar nantinya ketika ada kekeliruan anda bisa dengan cepat melakukan koreksi salah hitung. namanya juga manusia, kemungkinan terjadinya salah hitung kan itu hal wajar dan manusiawi.

Pertanyaan:

Anton adalah pegawai pada PT ABC, menikah tanpa anak, memperoleh gaji sebulan Rp. 5.000.000,00. PT ABC mengikuti program Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah masing-masing 0,50% dan 0,30% dari gaji. PT ABC menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji sedangkan Anton membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji setiap bulan. Disamping itu PT ABC juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya.
PT ABC membayar iuran pensiun untuk Anton ke dana pensiun, yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan, setiap bulan sebesar Rp. 70.000,00, sedangkan Anton membayar iuran pensiun sebesar Rp. 50.000,00 .Berapa PPh 21 yang harus dipotong.. trims

jawab:

Perhitungan PPh 21 setiap bulan:

Gaji sebulan                                               Rp 5.000.000,00
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja                Rp       25.000,00
Premi Jaminan Kematian                            Rp       15.000,00
Penghasilan bruto                                                                       Rp  5.040.000,00

Pengurangan :
1. Biaya jabatan
5% x Rp. 5.040.000,00                                Rp 108.000,00
2. Iuran Pensiun                                             Rp 50.000,00
3. Iuran Jaminan Hari Tua                              Rp 100.000,00
Rp 258.000,00
Penghasilan neto sebulan                                                           Rp 4.782.000,00

Penghasilan neto setahun
12 x Rp. 4.782.000,00                                                               Rp 57.384.000,00

PTKP
– untuk WP sendiri Rp 13.200.000,00
– tambahan WP kawin Rp 1.200.000,00
Rp 14.400.000,00
Penghasilan Kena Pajak setahun                                               Rp 42.984.000,00
Pembulatan Rp 42.984.000,00

PPh Pasal 21 terutang
5% x Rp. 25.000.000,00= Rp. 1.250.000
10% x Rp. 17.984.000,00 = Rp. 1.798.400
PPh Pasal 21 sebulan
Rp 3.048.400,00 : 12 = Rp. 254.033

Posted in: bisnis