Ilham=PSSI perlu direformasi

Posted on January 4, 2011

0


Di tengah carut marut kepengurusan PSSI, prestasi timnas mulai terlihat. Namun berbagai keluhan penyelenggaraan persepakbolaan nasional,  menunjukkan bahwa masih banyak kekurangan di sana-sini. Sepakbola bukan semata-mata kesebelasan, namun juga peran infrastruktur lainnya akan sangat mempengaruhi.

Hal demikian masuk akal, prestasi TIMNAS yang tidak konsisten, bisa meraih prestasi tinggi namun lain waktu merosot tajam, menunjukkan adanya kepengurusan yang rapuh. Itulah yang kemudian dilontarkan manajer umum PSSI, Ilham. Hal demikian tentu masuk akal karena beliau sudah sangat mengenal persoalan-persoalan yang ada hingga serumit apapun yang terjadi  di PSSI.

Ilham: PSSI Butuh Figur Baru

Jumat, 31 Desember 2010 21:07 WIB | Olahraga | Sepakbola | Dibaca 2121 kali
Ilham: PSSI Butuh Figur Baru

Makassar (ANTARA News) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membutuhkan figur baru dan sudah saatnya melakukan introspeksi untuk memajukan pesepakbolaan di Indonesia, kata Manajer Umum PSM Makassar Ilham Arif Sirajuddin.

Menurut Wali Kota Makassar itu, Jumat, dunia sepak bola kita membutuhkan evaluasi, karena sejak Nurdin Halid terpilih pada 2003, PSSI hanya berjalan pada tataran konsep, sementara implementasinya di lapangan mengalami karut marut.

“Desakan evaluasi dari masyarakat umum itu sekarang meluas. Mereka bisa melihat jelas bagaimana perkembangan pesepakbolaan kita,” ujar Ketua DPW Partai Demokrat Sulsel tersebut.

Ia menambahkan manajemen PSM Makassar sudah tidak ambil pusing dengan pernyataan pihak PSSI yang akan memberi sanksi pada PSM karena mundur dari Liga Super Indonesia (LSI).

Mereka menyatakan resmi bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Bahkan sebagian besar pemain dan pelatih serta menejemen PSM sudah berpindah ke LPI.

“Kecuali lima pemain, yang pernah merumput dan membela timnas belum memberi keputusan akan ikut bergabung di Liga Primer atau tidak. Sepertinya mereka masih berfikir kelanjutan nasib mereka,” jelas Ilham.

Lima pemain tersebut adalah Djayusman Triadi, Hendra Ridwan, Faturrahman, Diva Tarkas dan Supriono.(*)
(T.KR-AAT/I015/R009)

COPYRIGHT © 2010

Namun kita akui bahwa selama bertahun-tahun yang terjadi di PSSI, kepengurusannya sering mendapat banyak kritikan. namun, masukan yang disampaikan tidak pernah didengar dan direalisasikan karena adanya absolutisme voting PSSI yang tidak obyektif.

 

 

Posted in: sepakbola 3