Tahun 2010 berlalu, tapi Mourinho tetap rasakan buah manisnya sebagai pelatih terbaik 2010

Posted on January 11, 2011

0


Tahun 2010 telah berlalu, namun masih terasa bagi Mourinho. Buah kerja kerasnya membuahkan hasil. Sebagai pelatih, tangan dinginnya patut diakui karena setiap klub yang ditangani senantiasa sukses dan tentunya semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bisa masuk akal, Pengalaman dan kapasitasnya tidak akan kian terasah tanpa melalui proses panjang.

Mourinho Pelatih Terbaik 2010
Selasa, 11 Januari 2011 | 01:19 WIB
AFP/Fabrice Coffrini
Jose Mourinho dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Dunia 2010.

ZURICH, KOMPAS.com – Jose Mourinho terpilih sebagai Pelatih Terbaik FIFA 2010 (FIFA Coach of the Year). Gelar itu diumumkan dalam gala FIFA di Kongresshaus, Zurich, Swiss, Senin atau Selasa (11/1/2011) dini hari WIB.

Pelatih asal Portugal yang kini menangani Real Madrid itu dinilai punya prestasi besar dan fenomenal. Dia pernah menjuarai Liga Champions bersama FC Porto dan Inter Milan. Dia juga selalu membawa gelar kompetisi lokal buat tim yang ia tangani, dari FC Porto, Chelsea, sampai Inter Milan.

Mourinho bersaing dengan pelatih timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, dan pelatih Barcelona, Pep Guardiola. Namun, Mourinho akhirnya menyingkirkan kedua pesaing itu.

Terbaca bahwa Mourinho mesti menyingkirkan dua pesaing pelatih jenius lainnya dan mungkin yang menjadi pertimbangan adalah Mourinho bisa menangani dengan baik dan konsisten saat menangani tim yang dianggap sulit karena  bertabur bintang. Hal ini masuk akal, karena team bertabur bintang lebih sulit menangani dibandingkan lainnya. Tentu kita sadar bahwa pemain bintang tingkat egoismenya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pemain profesional lainnya. Kita tentu ingat meski pelatih-pelatih itu sukses menangani team-team klub sepakbola lain luar biasa suksesnya, namun saat melatih  Real Madrid sering gagal.

 

Posted in: sepakbola 3