Mau pindah PSIS ke LPI? masuk akal..kan ngga pake APBD, begitu kata walikota Semarang

Posted on January 18, 2011

0


Salah satu slogan yang menarik dari LPI adalah tidak digunakannya APBD untuk membiayai  klub dan tentu akan merupakan kemajuan besar jika ternyata klub-klub baru binaan LPI itu mampu bertahan meski tanpa APBD dan hal demikian jelas menarik minat walikota Semarang. Apalagi itu sebenarnya dulu-dulunya, sudah terjadi kesepakatan antara pemerintah dan PSSI agar klub bisa membiayai sendiri tanpa APBD namun hingga kini belum terwujud dan terbentuknya LPI boleh jadi  lebih mendorong klub-klub sepakbola agar lebih mandiri lagi. Tentunya juga pelan-pelan klub-klub di bawah naungan PSSI akan lebih kerja keras mengusahakan dana sendiri tanpa APBD,  mengikuti apa yang telah dilakukan LPI nantinya.

By fitra, okezone.com, Updated: Tuesday, January 18, 2011 7:59 AM

Walikota Semarang Inginkan PSIS Ke LPI

Dana segar miliaran rupiah yang dikucurkan kepada klub sepak bola yang mengikuti LPI, membuat Walikota Semarang Soemarmo HS merasa tertarik

Walikota Semarang Inginkan PSIS Ke LPI

 

SEMARANG – Dana segar miliaran rupiah yang dikucurkan kepada klub sepak bola yang mengikuti Liga Primer Indonesia (LPI), membuat Walikota Semarang Soemarmo HS merasa tertarik untuk memasukkan Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang(PSIS) ke dalam kompetisi tersebut.

Salah satu alasan untuk mengikuti LPI adalah kucuran dana yang akan diberikan kepada klub, sehingga klub tidak lagi harus menggunakan dana dari APBD kota Semarang. Soemarmo HS berharap PSIS masuk dalam LPI.

Walikota Semarang yang sekaligus Ketua umum Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang (PSIS) Semarang itu mengungkapkan, untuk kememandirian dan keprofesionalan PSIS diminta untuk masuk dalam naungan LPI dan tidak Liga Super Indonesia (LSI).

“Kalau saya boleh milih, saya lebih milih masuk LPI.Jika masuk LPI, kita akan mendapat uang,” ujar Soemarmo,Selasa (18/1/2011).

Terkait kemungkinan adanya sanksi dari PSSI, Soemarmo menegaskan, pihaknya tidak khuatir terkait hal tersebut.Namun untuk sementara ini hal tersebut masihlah wacana yang perlu banyak pertimbangan bila nanti akan direalisasikan.

Jika PSIS bergabung dengan LPI, berarti klub yang hengkang dari Iiga yang dinauingi PSSI menjadi empat. Tiga klub yang sudah bergabung adalah Persema Malang, Persibo Bojonegoro, dan PSM Makassar. Semarang sendiri sudah memiliki klub yang bergabung dengan LPI, yaitu Semarang United.

===============

By fitra, okezone.com, Updated: Tuesday, January 18, 2011 8:04 AM

Manajemen PSIS Tunduk Jika ‘Harus’ ke LPI

Manajemen PSIS mengaku kaget dengan wacana yang dilontarkan Walikota Semarang Sumarmo HS bahwa sebaiknya PSIS bergabung dengan LPI.

Manajemen PSIS Tunduk Jika 'Harus' ke LPI

 

SEMARANG – Manajemen PSIS mengaku kaget dengan wacana yang dilontarkan Walikota Semarang Sumarmo HS, yang juga Ketua Umum PSIS bahwa sebaiknya PSIS bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI).

Mengingat, sejauh ini Soemarmo tidak pernah mempermasalahkan keikutsertaan PSIS di Liga Ti-Phone yang berada di bawah naungan PSSI. Selain itu, manajemen juga hanya berkonsentrasi di kompetisi tampa melihat hal-hal lain di luar.

Wakil General Manager PSIS Edy Raharto mengatakan, stateman Soemarmo tersebut masih multitafsir. Artinya, statemen itu dikeluarkan Soemarmo dalam kapasitas sebagai Wali Kota Semarang atau Ketua Umum PSIS. Di samping itu, keinginan berkiprah di LPI ini apakah akan dilakukan dalam waktu dekat atau menunggu musim kompetisi selesai.

“Selama ini, kami bekerja sesuai mandat yang diberikan pengurus harian termasuk di dalamnya adalah ketua umum. Yakni mengawal PSIS mengikuti Liga Ti-Phone dan mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu untuk menjaga eksistensi tim di kompetisi,” terangnya, Rabu (18/1/2011).

Kalau memang pertimbangannya dana APBD, Edy mengaku sedikit banyak PSIS memang masih menggantungkan “hidupnya” dari dana pemerintah itu. Meski demikian, manajemen juga terus berupaya mencari terobosan lain untuk menekan ketergantungan tersebut.

Disinggung mengenai pengelolaan kompetisi Liga Ti-Phone, Edy menyatakan tidak terlalu memperhitungkan hal itu. Sebab, konsentrasi manajemen hanya tertuju pada pembenahan internal tim. Apalagi, saat ini performa PSIS di kompetisi masih naik turun.

Sehingga, sampai saat ini manajemen belum menentukan sikap. Pihaknya masih menunggu sikap resmi dari pengurus harian. Jika memang ketua umum memutuskan PSIS berlaga di LPI, maka manajemen akan tunduk dengan keputusan itu.

 

 

Posted in: sepakbola